INDONESIAN ISLAM AT WALI BAROKAH ISLAMIC BOARDING SCHOOL KEDIRI: Between Stigma and Reality of Implementing Religious Moderation in a Local Context
DOI:
https://doi.org/10.70062/incoils.v5i1.363Keywords:
Indonesian Islam, religious moderation, Wali Barokah Kediri, social stigmaAbstract
This study aims to describe the implementation of religious moderation at Pesantren Wali Barokah Kediri within the framework of Indonesian Islam and to explore the tension between public stigma and the actual spiritual practices at the pesantren. This study employs a qualitative case study method, utilizing participant observation, in-depth interviews, and document analysis. This study demonstrates that Pesantren Wali Barokah LDII Kediri has effectively implemented religious moderation through an integrated curriculum, inclusive worship practices, appreciation of local traditions, and character development programs that emphasize ethics, tolerance, and national commitment. The findings highlight the relevance of religious moderation theory, social perception theory, and the concept of Indonesian Islam in understanding the internal dynamics of the pesantren and its relationship with the surrounding community.References
Asrori, A.. Model Kurikulum Pesantren Lembaga Dakwah Islam Indonesia: Analisis Anatomi Kurikulum Pondok Pesantren Wali Barokah Kediri. Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah 9 (2), (2024): 272-285.
Azra, A. “Moderasi Beragama dalam Konteks Indonesia.” Jurnal Pendidikan Islam, 11(2), (2019): 123–138.
Azra, A. Islam Indonesia: Kontribusi dan tantangan. Jakarta: Kencana. 2019.
Fauzi, I. Moderasi beragama sebagai strategi menjaga kerukunan umat beragama di Indonesia. Journal Multikultural & Multireligius, 19(1), (2020): 45–60.
Fauzia, A., & Fikri, M. “Moderasi Beragama dan Tantangan Ekstremisme di Indonesia.” Journal Multikultural & Multireligius, 20(2), (2021): 85–98.
Fiske, S. T. Social Cognition and Social Perception. Annual Review of Psychology, 73, (2022): 1–25.
Fiske, S. T., & Taylor, S. E. Social Cognition: From Brains to Culture (3rd ed.). SAGE Publications. 2017
Gawronski, B. “Social Cognition in Perspective.” Journal of Personality and Social Psychology, 119(5), (2020): 1118–1135
Goffman, E. Stigma: Notes on the management of spoiled identity. Prentice-Hall. 1963.
Hak, N., Mustaqim, A., Baidhowi, A., & Zuhri, S. Genealogi dan jaringan keilmuan pesantren modern: di Banten, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.Waruwu, E. (2025). Strategies For Instilling Religious Moderation Understanding Among Church Congregations In Indonesia. Multidisciplinary Indonesian Center Journal (MICJO), 2(3), (2023): 3629-3646.
Hanafi, M.. Moderasi Beragama: Narasi Baru Keislaman Indonesia. Jakarta: Litbang Kemenag RI. 2020.
Hasan, N. Media, Public Opinion, and Islamic Organizations in Indonesia. Studia Islamika, 27(3), (2020): 521–545.
Hasanah, U. “Peran Pesantren dalam Penguatan Moderasi Beragama di Masyarakat.” Jurnal Pendidikan Islam Indonesia, 7(1), (2022).: 45–60.
Hasanah, U. Pesantren dan internalisasi nilai wasathiyah dalam membangun karakter santri. Jurnal Pendidikan Islam, 11(2), (2022): 145–160.
Hidayat, A., & Nurhasanah, I. Islam Keindonesiaan dalam perspektif sosial-keagamaan: Analisis historis dan sosiologis. Jurnal Sosiologi Agama, 14(1), (2020): 23–38.
Husen, K., & Husni, M.. Peran Pesantren Dalam Meneguhkan Identitas Budaya Indonesia di Tengah Arus Modernisasi. IHSAN: Jurnal Pendidikan Islam, 3(1), (2025): 387-397.
Kementerian Agama Republik Indonesia. Moderasi beragama. Badan Litbang dan Diklat Kemenag RI. 2019.
Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kediri. Tiga Ponpes LDII di Kota Kediri Dilengkapi Posketren . LDII.or.id. 2024
Machali, R. Moderasi beragama sebagai paradigma keberislaman di Indonesia: Tinjauan dari tradisi pesantren. Jurnal Pendidikan Islam Nusantara, 6(1), (2021): 57–70.
Maharani, A. P., & Tutrianto, R. Etika Media dalam Tinjauan Newsmaking Criminology: Studi Kasus Pemberitaan Kriminal di Kota Pekanbaru. Deviance Jurnal Kriminologi, 9(1), (2025): 49-62.
Malik, A. Stigmatisasi Radikal Terhadap Pendidikan Islam: Critical Pedagogy pada Pendidikan dan Pengajaran Pesantren. Media Penelitian Pendidikan: Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan dan Pengajaran, 17(1), (2023): 1-18.
Maulana, A., & Munandar, A. Framing Media terhadap Kelompok Keagamaan di Indonesia. Jurnal Komunikasi Indonesia, 10(1), (2022): 33–49.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE. 2014.
Mubarok, H., & Hasan, N. Moderasi beragama dan tantangan radikalisme di Indonesia. Jurnal Penelitian Keislaman, 18(2), (2021): 210–225.
Mubarok, M. F., & Rahman, M. T. Membandingkan Konsep Islam Keindonesiaan dengan Islam Nusantara dalam Kerangka Pluralisme. Jurnal Iman Dan Spiritualitas, 1(4), (2021): 412-422.
Mudzhar, M. “Perkembangan Toleransi Beragama dalam Lembaga Sosial Islam di Indonesia.” Jurnal Sosiologi Agama, 14(1), (2020): 51–67.
Muhtarom, A., Fuad, S., & Latif, T. Moderasi beragama: konsep, nilai, dan strategi pengembangannya di pesantren. Yayasan Talibuana Nusantara. 2020.
Munaa, Naylal. "Dakwah Sosial Keagamaan Pondok Pesantren Wali Barokah Kediri." PhD diss., IAIN Kediri, 2024.
Nurdin, A. “Pendidikan Islam sebagai Benteng Radikalisme di Era Digital.” Jurnal Sosial dan Agama, 15(2), (2023): 101–117.
Pickup, M., & van der Linden, S. Stereotypes and Social Categorization in Modern Society. Current Opinion in Psychology, 35, (2020): 56–61.
Pimpinan Pesantren Wali Barokah. Wawancara Pribadi, 14 November, Pondok Pesantren Wali Barokah Kediri. 2025.
Rifa’i, A. Islam Nusantara sebagai model keberislaman adaptif: Analisis nilai dan praktik sosial. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 10(3), (2021): 287–298.
Rifki, M. Pondok pesantren sebagai agen pembentukan karakter moderat santri: Penelitian di Pondok Pesantren Mahasiswa Universal Bandung (Doctoral dissertation, UIN Sunan Gunung Djati Bandung). 2024
Salsabila, D., & Budhi, S. Antara stigma dan realitas sosial: Status janda dalam pandangan masyarakat desa. Huma: Jurnal Sosiologi, 3(1), (2024): 29-39.
Sari, R. Akses Informasi Publik dan Pembentukan Persepsi Sosial. Jurnal Sosiologi Reflektif, 15(2), (2021): 345–362.
Sirajuddin, S. Buku Literasi Moderasi Beragama Di Indonesia. Penerbit. Zigie Utama. 2020
Soleh, A. “Radikalisme Keagamaan dan Relevansi Moderasi dalam Pendidikan Islam.” Jurnal Ilmu Keislaman, 9(1), (2021): 33–50.
Suhadi, S. Komitmen kebangsaan dan peran umat Islam dalam menjaga keutuhan NKRI. Jurnal Harmoni, 18(1), (2019): 73–88.
Syafrudin, D. Social labeling and the construction of religious institutional stigma in Indonesia. Indonesian Journal of Social Issues, 2(2), (2020): 90–106.
Waruwu, Elianus. "Strategies For Instilling Religious Moderation Understanding Among Church Congregations In Indonesia." Multidisciplinary Indonesian Center Journal (MICJO) 2, no. 3 (2025): 3629-3646.
Wibisono, F., & Ramadhan, A. Peran pesantren dalam menumbuhkan moderasi beragama di kalangan santri. Jurnal Pendidikan Islam Nusantara, 7(1), (2022): 55–72.
Willis, J., & Todorov, A. “First Impressions: Rapid Formation of Social Perception.” Psychological Science, 31(1), (2020): 1–14.
Yustisia, W. Ingroup-Outgroup Dynamics dalam Persepsi Publik terhadap Organisasi Keagamaan. Jurnal Psikologi Sosial, 21(2), (2022): 101–117.
Zuhri, S. Pesantren sebagai pusat moderasi beragama: Studi pada pesantren tradisional di Jawa. Jurnal Pendidikan Islam, 9(1), (2020): 45–60
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Proceeding International Conference on Islam, Law, and Society (INCOILS)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




